Bonus The Feed

PERKENALAN

Halo… Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…

Perkenalkan nama saya Ridwan, saya lulusan salah satu sekolah kesehatan di Bandung. Kuliah saya di bidang sanitasi kesehatan

Jadi 100% saya bukan lulusan jurusan IT atau jurusan lain yg ada hubungannya sama komputer dan internet

Kenapa saya ceritakan tentang latar pendidikan saya, karena saya ingin menyampaikan pada semua orang bahwa walaupun kita nggak pernah belajar komputer kita pasti bisa jualan produk digital. Segaptek apapun kita dijamin pasti bisa kalau kita ada kemauan

PERSIAPAN

Sebelumnya saya pernah iseng menggelar mentoring seperti ini, yg saya ajarkan adalah cara jualan produk digital

Tapi ketika saya sebutkan bahwa jualan produk digital itu perlu website, perlu laptop dan perlu budget iklan. Otomatis banyak orang yang mundur karena ternyata modalnya lumayan mahil hehehe

Jadi saya jujur aja ini adalah modal yang sudah saya keluarkan untuk jualan produk digital ini. Anda tidak usah 100% meniru saya, sesuaikan saja modalnya sesuai budget Anda. Karena nggak semuanya wajib dibeli, yang wajib dibeli saya kasih tanda bintang

Modal yang sudah saya keluarkan
1. Bikin Website
– Beli Hosting + Domain : Rp 500rb*
2. Beli Plugin/Tool
– Plugin Sejoli : Rp 500rb*
– Plugin APG : Rp 450rb
– FB Analytica : Rp 500rb
3. Beli Template Landing Page
– Landing Kit : Rp 500rb
– Landing Press : Rp 500rb
4. Beli Layanan WA Notifikasi
– woo-wa : Rp 200rb/bln
5. Beriklan di FB Ads
– Beli akun BM Hot : Rp 300rb*
– Budget Iklan selama 3 hari, Rp 500rb/hari
– Kartu jenius atau kartu debit mandiri
6. Layanan Email Marketing
– Mailketing : Rp 130rb
7. Beli produk digital di pasar luar negeri yang sekiranya jarang ada di Indonesia yang boleh dijual lagi dengan harga berapapun
– Bervariasi antara $50 – $150

Semua modal diatas saya keluarkan secara bertahap, tidak saya keluarkan langsung dalam 1 hari

LANGKAH 1 – MEMBUAT LANDING PAGE

Setelah budgetnya siap maka langkah pertama kita harus beli hosting dan domain lalu bikin Landing Page

Jika Anda belum pernah membuat Landing Page dan ingin belajar dulu, silahkan klik DISINI sudah saya buatkan video tutorialnya

Video tutorial tadi saya buat dengan bahasa awam agar siapapun bisa membuat Landing Page dalam waktu 1-2 jam saja atau paling lama 1 hari

Disarankan Anda beli Template Landing Kit agar tampilan landing pagenya kekinian banget dan eyecatching. Kalau Anda ingin beli landing kit bisa klik DISINI 😁

Disarankan juga Anda beli theme Landing Press biar landing page Anda ngebut. Karena katanya kalau landing page kita loadingnya lebih dari 3 detik biasanya suka ditinggalkan pelanggan. Kalau pelanggan/calon pembeli males buka landing page kita karena loadingnya lemot, ya otomatis omset kita berkurang. Kalau Anda ingin beli landing press bisa klik DISINI 😁

LANGKAH 2 – MEMASANG PLUGIN

Setelah landing pagenya siap, jangan lupa pasang plugin sejolinya

Disini saya tidak akan membahas bagaimana cara mensetting plugin sejolinya karena kalau Anda beli sejoli Anda otomatis dikasih video Panduannya oleh pihak sejoli. Jadi ikuti saja video panduan buatan mereka karena video mereka lebih bagus dan sangat membantu

Tapi ada beberapa settingan khusus yang saya buat di plugin sejoli

1. Saya memasang WA Notifikasi
– Jadi ketika ada yang beli mereka dapat pesan WA berisi seperti ini

– Ketika mereka sudah menyelesaikan pembayaran mereka dapat pesan seperti ini

2. Saya mensetting harga produknya naik Rp 1000 per hari. Setelah harganya menyentuh angka 150rb saya reset dan saya kembalikan ke harga awal

3. Saya mensetting pesan reminder/penagihan dengan timing H+1 atau 1 hari setelah pemesanan. Contohnya seperti ini

4. Saya selalu mengganti domain emailnya tiap hari, meminimalisir emailnya masuk ke kotak spam. Ganti saja dgn nama asal-asalan, misalnya @naruto.com, @asshiap.com dll

5. Selain BCA saya juga menerima pembayaran via OVO, Gopay, Jenius dll supaya semua orang bisa beli walaupun nggak punya rekening bank

LANGKAH 3 – PERSIAPAN BERIKLAN I

Setiap beriklan di FB Ads saya jarang menggunakan insterest karena insterest di Indonesia kurang akurat. Saya biasa menggunakan custom audience kemudian membuat look a like dgn custom audience tsb

Untuk membuat custom audience diperlukan akun business manager yang sudah berumur beberapa bulan. Daripada menunggu beberapa bulan, saya biasanya membeli akun business manager yang sudah berumur beberapa bulan

Kenapa harus yang sudah berumur beberapa bulan? karena kalau akunnya masih baru, menu pembuatan custom audiensnya belum aktif. Sedangkan jika sudah berumur beberapa bulan, menunya sudah aktif

Cara Membuat Custom Audience :

1. Siapkan file csv berisi kumpulan email atau kumpulan no hp orang-orang yang berminat pada produk digital.

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan email atau no hp mereka
– Diambil dari data pelanggan Anda, jika sebelumnya Anda pernah jualan produk digital dan sudah mendapatkan ratusan pembeli maka data email mereka bisa Anda pakai
– Di scrape dari grup fb yang membahas produk digital. Untuk scrape dari grup FB diperlukan tool FB Analytica
– Scrape no hp dari grup wa yang membahas produk digital. Untuk scrape dari grup wa Anda bisa menggunakan WA Sender

2. Upload file CSV tsb ke akun business manager Anda. Tutorialnya klik DISINI

3. Setelah diupload, tunggu 1-2 jam dulu baru setelah itu buatlah look a like nya. Setelah dibuat look a like tunggu 1×24 jam baru look a like nya bisa Anda pakai untuk beriklan

LANGKAH 4 – PERSIAPAN BERIKLAN II

Saya menggunakan iklan conversi bukan iklan traffic web

Nah, untuk bisa menggunakan iklan conversi syaratnya piksel fb kita harus aktif dulu

Untuk mengaktifkannya tinggal pasang pikselnya di Landing Page Anda lalu setting pikselnya seperti ini pada settingan produk sejoli atau boleh disetting sesuai selera Anda, yang penting piksel fb pada settingan produk sejolinya wajib disetting

Lalu setelah itu buat iklan traffic web selama 1-2 hari. Isi iklannya nggak harus jualan, isinya sekedar artikel juga boleh yang penting bisa mengumpulkan cukup banyak piksel agar pikselnya aktif. Misalnya Anda buat artikel “Cara Mudah Jualan Produk Digital” desain tampilan artikelnya seperti landing page, lalu Anda pasang pikselnya disana

LANGKAH 5 – PERSIAPAN BERIKLAN III

Saya rasa begini alur seseorang membeli produk kita

1. Dia buka home/beranda facebook, dia scroll kebawah cari-cari berita yang dia sukai

2. Kalau dia melihat gambar iklan yang unik dan bikin penasaran maka dia akan berhenti scroll

3. Setelah dia berhenti scroll, dia pasti baca judul headline iklannya. Kalau headline iklannya menggiurkan maka dia akan lanjut membaca deskripsi iklannya. Kalau deskripsi iklannya juga menggiurkan maka dia akan klik iklannya dan mengunjungi landing page kita

4. Jika produk yang di jelaskan di landing page memang produk yang dia sukai dan produknya bisa menghasilkan uang kembali. Maka dia pasti tertarik ingin beli

5. Jika di headline iklannya dan di Landing Pagenya ada limitasi / pembatasan seperti : Harga naik Rp 1000/hari, Tanggal sekian penjualan ditutup, Tanggal sekian harganya naik, Tanggal sekian bonusnya hangus dll maka bisa dipastikan dia bakal klik tombol beli

Jadi, Anda wajib menyiapkan gambar yg unik dan bikin penasaran agar semua orang berhenti scroll. Kalau Anda bingung dimana cari gambar-gambar seperti itu Anda bisa cari di google “kumpulan meme” atau Anda bisa beli di shutterstock.com saya biasa beli Rp 7.500/gambar biasanya saya minta bantuan ke teman saya yang buka jasa download Shutterstock

Dan yang PALING TERPENTING di gambarnya jangan banyak tulisan. Usahakan tulisannya cukup 1 baris saja, karena semakin banyak tulisan pada gambar maka efektivitas iklannya akan semakin berkurang. Contohnya seperti ini

Selain gambar siapkan juga kata-kata untuk headline dan untuk deskripsi, yang menggiurkan. Kata-kata yang biasa saya pakai

– Harga naik 1000 per hari
– Sudah digunakan oleh >1rb orang
– Bisa dijual lagi
– Bisa digunakan di HP
– Bonus dibuatkan Landing Page
– Cuma 90ribuan aja
– Cuma 199ribu saja
– Berisi >1000 template
– 99rb dapat >1000 template

Dan yang terpenting, saya bisa menjalankan iklan dari jam 15:00 WIB s.d 21:00 WIB jadi kalau diluar jam tsb iklannya saya pause

Kenapa nggak sepanjang hari?
Karena headline saya kan “Harga naik 1000 per hari” jadi kalau orang lihat iklannya malam-malam dia bakal terdesak untuk beli sekarang juga, karena besok harganya naik

Dengan pola iklan seperti ini biasanya dengan budget 400-500rb per hari saja saya bisa dapat 15-20 orang yang klik tombol beli dan isi formulir pemesanan. Dan biasanya 60-70% jadi transfer. Jadi kalau misalnya dapat 20 orang dan 60% transfer dgn harga produk 100rb maka per harinya saya rata2 bisa dapat

20 x 60% x 100rb = Rp 1.200.000/hari

Keluar budget iklan 500rb hasilnya dapat Rp 1,2 juta/hari lumayan kan… hehehe

Saya biasa bikin 1 kampanye dengan budget 100rb per hari dulu. Di hari ketiga saya naikkan jadi 300rb. Di hari kelima saya naikkan jadi 500rb. Setelah iklannya di komen banyak orang, saya duplikat kampanyenya jadi 2 kampanye

Oh iya, setiap ada yang komen cepet2 balas. Dibalasnya jgn dgn kata-kata “cek pm” tapi dgn kata-kata lain yang bisa memancing dia buat balas kembali komen kita. Misalnya :

“Mas berminat beli produk saya? kalau boleh tahu mas bisnisnya apa?”

Otomatis kan obrolannya akan berlanjut panjang. Semakin banyak komen maka semakin besar peluang Anda dapat pembeli. Karena sifat orang Indonesia itu suka ikut2an. Kalau dia lihat kerumunan atau keramaian pasti di kepo. Setelah kepo pasti beli karena ikut2an lihat orang lain pada beli

Makanya jangan heran di Indonesia banyak orang beli produk digital, tapi setelah dibeli nggak dipakai produknya… beli doang dipake kagak. Kenapa bisa gitu? karena memang orang Indonesia sifatnya suka ikut2an doang

Intinya terserah gimana caranya, yang penting bikin komennya terlihat rame… makin rame makin bikin kepo

Iklan yang bikin kepo biasanya costnya murah

Oh iya, kata mas Aditya S kalau iklan mau murah banget, penempatannya cukup BERANDA FACEBOOK dan BERANDA INSTAGRAM aja… yang lain nggak usah dicentang. Dan saya sudah mencoba trik ini, ternyata betul jadi murah costnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *